Lazada Indonesia

Bertuah Award 2009 Mampir di LiputanOne

LiputanOne menerima award dari Iqbal awal Juni 2009 lalu. Award ini bernama "Bertuah Award 2009". Belum diketahui secara pasti apa makna "bertuah" dalam penamaan itu. Barangkali LiputanOne dianggap memiliki kekuatan gaib. Halah.

Melengkapi persyaratan bagi pemegang award, LiputanOne akan memberikan award ini ke 10 blogger berikutnya. Syaratnya:

  • Buatlah postingan yang memuat gambar award ini di blog kamu
  • Sebutkan siapa yang memberikan award beserta link blognya
  • Hadiahkan award ini kepada 10 sahabatmu
  • Kunjungi blognya dan beritahukan kalau ada award dari kamu untuknya
  • Lakukan hal yang sama seperti yang memberikan award ke kamu

Nah, ini dia penerima 10 award berikutnya:
  1. Fanny Fredlina
  2. Gde Permana
  3. Imtihan
  4. Nasrul
  5. Hanggasa
  6. Rumah Islami
  7. Rumah Mimpi
  8. Attayaya
  9. Dwi
  10. Indra

Selamat Tahun Baru 2009


Segenap kru dan karyawan LiputanOne (sebenarnya cuma satu orang sih) mengucapkan Selamat Tahun Baru 2009 kepada para blogger. Seperti halnya punakawan yang mampu menghiasi cerita wayang menjadi lebih hidup, semoga sepanjang 2009, para blogger makin terinspirasi dan memiliki semangat baru untuk menghadirkan karya yang berkualitas. Amin.


Promosi, Cara Efektif Meningkatkan Omset

Pertanyaan tentang bisnis berprospek cerah sering ditanyakan pelaku maupun calon pelaku bisnis menjelang awal tahun. Para pakar keuangan disibukkan menjawab pertanyaan yang sama dan berulang setiap tahun. Tak terkecuali Safir Senduk, perencana keuangan, turut menjadi rujukan bertanya tentang masalah ini.

“Bisnis apa saja bisa dilakukan. Namun yang paling penting dalam bisnis adalah berpromosi dan meningkatkan omset. Promosi akan mampu meningkatkan omset bisnis,” ujar Safir Senduk.

Uya Kuya tidak meragukan hubungan antara promosi dengan kenaikan omset. Artis yang hobi berbisnis ini merasakan efek signifikan terhadap promosi yang dilakukannya dalam mendorong transaksi bisnis yang positif.

“Dulu waktu awal membuka bisnis, saya menghabiskan dana untuk leaflet saja sebesar 15 juta. Saya titipkan leaflet tersebut ke loper koran untuk dimasukkan ke dalam koran yang dikirim ke pelanggan. Saya masih keluarkan uang untuk uang lelah loper tersebut. Efeknya sangat terasa. Setelah pagi melakukan promosi, siangnya banyak orang berdatangan,” tutur Uya yang memiliki bisnis pisang goreng, siomay, dan showroom itu. “Saya berpromosi di sekitar tempat usaha untuk mengawali mencari konsumen,” lanjutnya.

Namun bukan bisnis bila tidak ada risiko. Uya pun pernah merasakan kegagalan di awal usahanya membuat bisnis makanan.

“Di awal perjalanan usaha, namanya bisnis makanan, jika tidak laku maka makanan dimakan sendiri. Namun setelah tiga bulan, bisnis makanan saya mulai menampakkan hasill,” ujar Uya.

Jadi bisnis apa yang cukup prospek di tahun 2009? Jawabannya adalah bagaimana sang pelaku usaha melakukan yang terbaik untuk bisnisnya. Berpromosi turut menjadi bagian tidak terpisahkan dalam berbisnis. (TvOne/LipOne)