Lazada Indonesia

Tips Merawat Power Steering agar Awet dan Tetap Nyaman Digunakan


Liputan1.blogspot.com - Power steering menjadi fitur yang banyak dicari saat ini untuk kebutuhan berkendara dengan mobil. Dengan fitur ini kegiatan menyetir menjadi lebih nyaman. Power steering menjadi pengemudi tidak perlu lagi menggunakan banyak tenaga saat membelokkan mobil termasuk saat melakukan putar balik. Tinggal menggunakan sedikit putaran pada kemudi, manuver dapat dengan mudah dilakukan.


Power steering mesti selalu dirawat agar fungsinya terjaga. Dikutip dari laman Detik Oto, berikut beberapa cara merawat fitur ini:
  1. Saat parkir mobil, usahakan roda dalam posisi lurus. Tujuannya agar tidak terjadi pembebanan berlebih pada pompa hidrolik di salah satu sisi. Jika jadi kebiasaan mungkin akan terdapat kerusakan di sistem hidrolisis.
  2. Jangan memutar kemudi secara penuh kala belok memutar. Memutar sampai batas akhir dapat menimbulkan bunyi terlalu sering. Akibatya suhu naik dan merusak karet di siste hidrolisis.
  3. Atur tekanan ban selalu normal. Ban yang kurang tekanannya akan meningkatkan beban power steering saat digunakan. (Baca juga: Gokil! Bocah Ini Cabut Gigi Ditarik Pakai Mobil Cevrolet Camaro SS (Plus Video))
  4. Turunkan kecepatan ketika melewati jalan rusak. Power steering mudah rudak di berbagai komponennya kalau mengendarai dengan kencang di jalanan rusak.
  5. Setiap 100.000 kilometer lakukan penggantian komponen power steering. Diperkirakan jarak tersebut sekira dengan masa lima tahun. Beberapa komponen yang perlu diganti yaitu seperti swing arm, ball joint, shock breaker, dan bearing.
  6. Hindari banjir. Air yang masuk ke komponen power steering dapat merusaknya. Pasalnya jenis komponennya adalah elektrik dan tidak dapat diperbaiki kalau rusak.
  7. Ganti oli hidrolik secara rutin. Oli yang lama tidak diganti menyebabkan hilangya fleksibilitas. Kerja pompa pun tidak optimal.

Gokil! Bocah Ini Cabut Gigi Ditarik Pakai Mobil Cevrolet Camaro SS (Plus Video)

Liputan1.blogspot.com - Cara cabut gigi satu ini sangat ekstrim. Ayah dan anaknya yang berusia 8 tahun memutuskan mencabut gigi yang bermasalah dengan mengaitkan semacam tali atau benang kecil yang ditarik oleh mobil sport Chevrolet Camaro SS. Gigi anak tersebut memang kerap bermasalah. Pencabutan gigi dianggap solusi terbaik daripada muncul gejala sakit gigi yang terlalu sering.

Perlu diketahui, mobil sport Camaro SS memiliki tenaga 426 tenaga kuda. Torsinya saja mencapai 569 Nm. Dengan tenaga gahar seperti itu, sudah lebih dari cukup kalau untuk untuk mengangkat gigi dari gusi.

"Gigi putra berumur 8 tahunku dicabut oleh Camaro," tulis sang ayah, Rob Venomous, yang mengunggah video cabut gigi di YouTube, seperti dikutip dari Detik Oto.


Cara melakukannya, gigi yang bermasalah diikat dengan seutas tali. Ujung tali lainnya diikatkan pada mobil besutan General Motor (GM) itu. Ketika sudah dipastikan semuanya terikat kuat, sang ayah menggeber mobil dan menjalankannya pelan-pelan.

Usaha ini pun berhasil. Gigi sang anak lepas setelah tertarik kuat oleh tenaga Camaro SS yang baru dikeluarkan sebagian kecil. Menakjubkan dan gokil!

Tahukah Anda? Harga satu ini Chevrolet Camaro SS adalah 33.505 dolar AS. Kendaraan ini dibekali dengan mesin V8 LS3 yang punya kapasitas 6.200 cc.

Harga Toyota Alphard dan Toyota Velfire Terbaru 2015, Mewah dan Berkelas


Liputan1.blogspot.com - Daftar harga Toyota Alphard dan Toyota Velfire terbaru 2015 telah dirilis seiring peluncuran kedua mobil tersebut (27 Maret 2015). Keduanya adalah mobil bergenre Multi Purpose Vehicle  (MPV) yang bermain di kelas premium. Harganya pun cukup lumayan dengan banderol termurah Rp 830 juta dan tertinggi Rp 1,5 miliar. Ada dua varian untuk Alphard dan satu varian pada Velfire.

Dikutip dari Detik Oto, keduanya menawarkan sensasi mewah untuk kendaraan MPV. Konsepnya adalah grandeluxe yang menawarkan kualitas kemewahan tertinggi. Sentuhan berkelas dapat diamati dari sisi tampilan luar hingga piranti yang disematkan dalam interior.

"All New Alphard dan All New Vellfire didesain dan dikembangkan dalam konsep grandeluxe, kendaraan yang menawarkan kualitas kemewahan tertinggi dalam segala tampilan dan peralatannya," kata Suparno Djasmin, Wakil Presiden PT Toyota-Astra Motor.

Hingga saat ini Toyota mengklaim tipe Alphard snagat diminati konsumen Tanah Air selama 6 tahun berturut-turut di kelasnya. MPV premium ini kerapmenjadi pilihan eksekutif perusahaan yang memerlukan kendaraan penuh kenyamanan , stabili dikendalikan, hingga punya interior luas.


Toyota Alphard terbaru ini memiliki varian 2,5, 2,5G, dan 3,5 Q  yang bermesin 2.500 cc. Sementara untuk Toyota Valfire hanya punya satu varian yakni 2,5G. Dari sisi fisik luar ada perbedaan menonjol pada grille depan. Untuk Aplhard tampak memiliki kisi-kisi radiator lebih besar dan terdapat ornamen jaring tebal yang menyatu dengan grille.

Sementara itu, grille depan di Valfire terlihat menyatu denga lampu LED. Kesan yang didapatkan yaitu mobil ini tampak kokoh. Apalagi, grille berlapiskan dengan lembaran logam.

Semua mobil ini diimpor secara utuh (CBU) dari negara asalnya, Jepang. Oleh sebab itu, harga sangat dipengaruhi oleh naik turunnya kurs dollar AS. Namun untuk harga ini belum ditetapkan dengan perubahan kurs terbaru. Bisa jadi ke depannya akan ada penyesuaian harga.

"Harga ini seperti harga kendaraan Toyota lainnya, dalam keadaan exchange rate kita mempertimbangkan kondisi itu. Terus terang harga ini belum menggunakan exchange rate terbaru. Karena Alphard dan Vellfire diimpor CBU dari Jepang,"  kata Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM), Rahmat Samulo.

Berikut harga Toyota Alphard dan Toyota Velfire terbaru 2015:
  • Toyota Alphard 2.5 X – Rp 830 juta
  • Toyota Alphard 2.5 G – Rp 980 juta
  • Toyota Alphard  Executive Lounge 3,5 G – Rp 1,530 juta
  • Toyota Velfire 2.5 G – Rp 980 juta
Foto: Detik Oto

Begini Cara Membonceng Motor yang Benar dan Aman



Naik motor adalah cara praktis penggunaan alat transportasi yang bisa menerjang kemacetan jalan raya. Bodi motor yang ramping memungkin manuver dilakukan pada area yang sempit. Termasuk,  naik motor berboncengan akan mengefisienkan waktu untuk sampai di tempat tujuan. Tapi, cara membonceng motor ada aturannya agar sisi keselamatan tetap terjaga.

Bagi pembonceng, sebaiknya perlu dihindari duduk dalam posisi menyamping. Biasanya hal ini dilakukan oleh wanita yang menggunakan bawahan berupa rok. Dengan duduk menyamping memang akan melindungi area intim wanita lebih terlindungi dari kain rok yang tersingkap. Namun dari aspek keselamatan cukup berisiko.

Risiko yang bisa muncul dari boncengan menyamping yaitu posisi duduk pembonceng tidak stabil terutama saat motor melakukan manuver membelok. Jika kemiringan saat membelok cukup tajam sudutnya, dimungkinkan dapat jatuh ke samping kiri maupun kanan tergantung arah belokan. Risiko lainnya yaitu pada pembonceng yang mengenakan bawahan berupa rok. Tidak sedikit kasus kain rok terselip pada rantai motor hingga mengakibatkan pembonceng dan motor pun jatuh.

Cara membonceng motor yang benar yaitu duduk dalam posisi tubuh menghadap ke depan seperti posisi pengendara motor. Kedua lutut pembonceng mengapit pinggul belakang pengendara. Dengan begitu posisi pembonceng stabil dan pengendara lebih nyaman dalam melakukan manuver. Selain itu, pastikan kedua kaki berada di pijakan untuk pembonceng. Terakhir, untuk menghindari reaksi kelembaman kala pengendara melakukan pengereman, kedua tangan pembonceng bisa memanfaatkan pinggul pengendara untuk berpegangan.

Cara Membersihkan Kaca Mobil dari Bekas Tempelan Stiker



Cara membersihkan kaca mobil dari bekas tempelan stiker seringkali tidak mudah. Apalagi jika bekas lemnya sangat kuat berisiko menimbulkan goresan pada kaca kalau tidak hati. Sebenanya membersihkan bekas stiker itu ada tekniknya sendiri berdasarkan jenis bahan stiker yang menempel sebelumnya.

Berikut beberapa teknik cara membersihkan kaca mobil dari stiker yang dikutip laman Solopos dari akun Twitter Toyota Indonesia @ToyotaID:

  1. Stiker kertas. Bahan stiker dari kertas cukup dibersihkan  dengan air sabun.  Basahi dulu semua lapisan stiker dengan air sabun, gosok pelan-pelan memakai kanebo atau kain basah, dan bersihkan sampai bekas tempelannya terkelupas seluruhnya. Pastikan tidak ada bekas tempelan yang tertinggal dengan cara menyentuh permukaannya.
  2. Stiker plastik. Pada stiker dengan bahan scotchlite atau plastik, bisa dibersihkan dengan memanaskan permukaan stiker memakai pengering rambut. Udara panas membuat tekstur perekat stiket melunak dan mengerut. Permukaan stiker akan tampang menggembung dan mudah dilepas memakai kuku. Lakukan dengan hati-hati agar tidak menggores.  Jika tidak ada alat pengering rambut, bisa memanfaatkan minyak kayu putih. Lumuri seluruh bagian stiker dengan minyak kayu putih, lalu tutup permukaan stiker meggunakan plastik yang direkatkan. Tujuannya agar uap dari minyak meresap pada lapisan stiker. Biasanya setelah ditutup selama 10 menit, stiker melunak dan gampang dilepas. 
Bila semua langkah sudah dilakukan dan kaca mobil bersih dari bekas stiker, waktu untuk mengkilapkan. Pakai cairan pembersih kaca yang diusapkan di kaca memakai kain mikro fiber yang seratkan sangat halus. Gerakannya adalah memutar satu arah. Dengan cara membersihkan kaca mobil seperti ini, Anda mendapatkan kaca berkilau bebas dari kotoran.

Motor Listrik Nasional Segera Digarap Garansindo, Harga Rp 30 Jutaan


Motor listrik garapan anak bangsa diperkirakan akan hadir tidak lama lagi. PT Garansindo Inter Global berupaya membuat pabrikasi di Indonesia yang khusus untuk memroduksi motor listrik. Menariknya, motor ini digarap dengan alih teknologi dari produsen motor yang telah mendunia sebelumnya. Misalnya, Garansindo akan berkolaborasi dengan produsen motor listrik Zero yang selama ini didistribusikan produknya di Tanah Air.

"Saya sudah bertemu dengan beliau dan mengatakan bahwa saya akan menjual motor listrik di Indonesia yakni Zero, tapi kedepannya kita akan membuat pabrik dan memproduksi motor listrik dalam negeri dengan berpartner dengan ahli teknologi dari luar negeri. Itu sudah saya sampaikan ke Pak Saleh Husin (Menteri Perindustrian –red) dalam kunjungan Garansindo secara resmi," kata Muhammad Al Abdullah, CEO Garansindo, seperti dikutip Detik Oto.
Pria yang sering disapa Memet itu berujar, target harga motor listrikproduksi lokal di angka kisaran Rp 30 juta. Harga tersebut lebih terjangkau lantaran komponennya pun juga sebagian memakai dari lokal, sekaligus dirakit di dalam negeri.

"Produknya dirakit secara lokal dan menggunakan komponen lokal dan mereka (pemerintah) menanggapi positif," ungkapnya.
Selain itu, lanjut Memet, motor listrik lokal ini tidak membuat merek  Zero.  Kendaraan ini nantinya dikembangkan dan diproduksi secara lokal, namun tetap dilakukan transfer teknologi dari luar negeri. Terkait dengan pihak dan asal negara yang rencananya berkolaborasi dengan Garansindo, masih belum ada bocoran dari Memet. Semua masih dalam tahap dibicarakan dengan pihak berkepentingan.

"Yang jelas saya mau transfer teknologi dengan yang sudah mapan," tuturnya.

Mobil Terbang Bisa Dimiliki Mulai 2017, Bahan Bakar 7,5 Liter untuk Menempuh 100 Kilometer



Mobil terbang segera dijual untuk umum. Produsen otomotif AeroMobil dari Slovakia sudah ancang-ancang untuk merilis mobil terbangnya pada 2017 mendatang. Inilah produk mobil terbang yang diperkirakan menjadi pioneer di dunia. CEO perusahaan tersebut , Juraj Vaculik, menyatakan bahwa AeroMobil sudah postif untuk mengkomersilkan kendaraan terbang ini.

"Rencana kami, yang optimistis adalah antara tahun 2016-2017, produksi pertama mobil terbang akan dikirimkan kepada konsumen," kata Juraj yang juga penemu mobil terbang,  seperti dikutip Detik Oto dari AutoEvolution.
Hingga saat ini mobil terbang yang diperkenalkan masih berupa konsep. AeroMobil telah melakukan debut untuk model 3.0. Kendaraan ini memiliki rupa setengah mobil dan sepauhnya lagi berbentuk pesawat. Untuk memperingan kendaraan dipergunakan bahan material berupa komposit untuk bodi, sayap, hingga roda.


Mobil terbang dalam bentuk konsep ini sengaja diperkenalkan untuk mendapatkan setifikasi kelayakan. Terutama, sertifikasi ini ditujukan untuk kelayakan di Eropa dan Uni Eropa. Dengan memiliki berat 400 kilogram, mobil terbang konsep ini mampu melayang sampai jarak 700 kilometer. Jauhnya jarak tempuh tersebut setara dengan terbang dari Jakarta ke Surabaya. Menariknya, untuk setiap jarak 100 kilometer  hanya perlu konsumsi bahan bakar 7,5 liter.

Mobil terbang model 3.0 sedang menjalani pengetesan hingga didapat kelayakan yang diperlukan. Tantangan saat ini adalah perlunya untuk mengurangi panjang landasan agar mobil bisa terbang. Kemampuan mobil terbang konsep yang ada sekarang, perlu landasan dengan panjang 200 meter agar mampu melayang. Masalahnya, jalanan kosong sepanjang jarang tersebut jarang ditemui di kawasan urban. Sekali terbang, panjang bentangan sayap butuh ruang 8 meter.