Home » , , » 3 Cara Promosi Bimbingan Belajar Privat agar Cepat Dipercaya Konsumen

3 Cara Promosi Bimbingan Belajar Privat agar Cepat Dipercaya Konsumen

 
Liputan1.blogspot.com - Bisnis bimbingan belajar (bimbel) tetap menarik sampai kapan pun. Selama masih ada siswa yang bersekolah mulai dari taman kanak-kanak (TK) sampai sekolah menengah atas (SMA), bimbel masih memiliki potensi untuk terus berkembang. Tidak perlu susah-susah menyediakan tempat luas dengan izin usaha yang mungkin butuh proses panjang. Sebagai awalan dapat menerapkan konsep bimbingan belajar privat yang jauh lebih fleksibel.

Keuntungan bimbel privat yaitu seseorang bisa mengatur sendiri bisnis ini sendiri termasuk dari sisi besaran tarif yang dibebankan kepada orang tua siswa. Jadwalnya pun lebih bebas sesuai kesepakatan dengan siswa. Selain itu, bisnis bimbel privat memungkinkan dikembangkan bersama rekan-rekan lain dengan membentuk sebuah lembaga bimbel privat kecil. Jangkauan menjadi lebih luas karena dapat melayani berbagai mata pelajaran yang diprivatkan bimbingannya. Potensi untuk menjadi lembaga besar bisa dirintis dari sini.

Melayani bimbingan belajar seperti ini memang unik. Seorang tentor atau pengajar harus bisa lebih dekat dengan kepribadian masing-masing siswa yang ditangani.  Pasalnya, jumlah siswa yang tergabung jauh lebih sedikit dan berbeda dengan bimbingan model kelas yang penuh siswa. Hubungan tentor dan siswa ibarat teman. Ini penting untuk membentuk mood siswa agar selalu positif, sehingga mampu mengoptimalkan belajarnya.

Baca juga: Pasar Suryo: Berburu Rupiah di Tengah Hutan

Hanya saja kadang bimbel privat masih dipandang sebelah mata. Masih banyak anggapan lembaga bimbel besar yang menawarkan paket bimbingan model kelas atau pun privat jauh lebih baik dari bimbel rintisan. Di sinilah tantangan besar bagi pelaku bimbel privat kecil untuk terus maju. Diperlukan sarana promosi efektif untuk menjangkau konsumen. Target pasar mesti jelas.

Terkait cara promosi bimbingan belajar privat, beberapa model marketing berikut mungkin membantu:

  1. Bekerjasama dengan sekolah atau guru-guru di dalamnya. Biasanya cukup efektif menyampaikan promosi bimbel privat di waktu penerimaan rapor. Guru dapat diajak untuk ikut mempromosikan jasa bimbel sembari membagikan rapor. Sasarannya siswa-siswa yang memiliki masalah dalam belajarnya sehingga nilai akademiknya di bawah standar. Namun kalau sampai mendapatkan konsumen siswa yang pandai, justru mejadi daya tarik marketing tersendiri. Saat siswa pandai – misalnya punya ranking 1, 2, atau 3 – bersedia masuk ke bimbel privat yang ditawarkan, orang tua atau siswa bisa tergerak untuk ikut masuk bimbel yang sama. “Siswa yang pandai saja belajarnya di bimbel X,” kira-kira seperti itu anggapan yang muncul di benak orang tua siswa. Untuk menarik minat siswa pandai, bisa diberikan penawaran khusus. Misalnya, siswa ranking 1-3 mendapat potongan biaya 25 persen. Soal promo khusus ini disesuaikan dengan kebijakan masing-masing pelaku bimbel. (Baca juga: Promosi Bimbel Cukup Rp 20 Ribu Saja)
  2. Garap dulu pangsa pasar paling dekat dengan tempat bimbel. Lingkungan sekitar adalah pasar yang menggiurkan untuk digarap. Dari sini menjadi modal awal untuk menggaet kepercayaan orang tua yang untuk mau menitipkan anaknya belajar di bimbel yang ditawarkan. Mungkin awalnya hanya mengajar satu-dua orang siswa saja. Namun dengan kekuatan power of mouth alias getok tular dari orang tua siswa maupun tetangga lainnya, potensi untuk mendapatkan order bimbel lebih banyak menjadi memungkinkan. Testimoni sangat penting dalam pemasaran produk apapun termasuk bimbel privat.
  3. Lakukan promosi dengan perangkat pemasaran. Ini adalah model promosi yang paling umum. Caranya dengan menggunakan media-media promosi seperti spanduk, pamflet, atau beriklan. Modal promosi ini besar-kecilnya bisa disesuaikan dengan anggaran. Namun yang perlu diperhatikan, pastikan bahasa iklan mampu menarik  hati pembaca. Tekankan hal-hal yang penting yang perlu diketahui pasar. Misalnya jenis belajar privat yang ditawarkan, harga layanan, hingga kontak yang jelas. Bahkan, jika bimbingan belajar privat tersebut ditangani oleh tentor lulusan atau masih kuliah di perguruan tinggi ternama, dapat dimasukkan ke dalam materi iklan. Kadang masih ada orang yang mempercayai kompetensi guru bimbel dilihat dari mana asal perguruan tingginya.

Comments
0 Comments

0 orang bicara: