Home » » [Lensa] Night Market Ngarsapura Ramaikan Pasar Tradisional Solo

[Lensa] Night Market Ngarsapura Ramaikan Pasar Tradisional Solo

Solo kembali memiliki pasar baru yang menggerakkan sektor riil di kota ini. Kekuatan Solo memang dominan dalam dunia perdagangan. Tidak berlebihan bila perhatian walikota Solo, Jokowi, cukup tinggi terhadap keberadaan lahan bisnis baru bagi masyarakat Solo.
Anehnya, Jokowi tidak lantas latah mengizinkan pembangunan pasar modern yang baru. Justru pasar tradisional yang diberikan perhatian lebih oleh Pemkot Solo.

Pada 16 Pebruari 2009 kemarin, bertepatan dengan ulang tahun Kota Solo, sebuah pasar tradisional kembali lahir di kota Bengawan. Pasar ini bernama Night Market Ngarsapura yang berlokasi di sepanjang jalan Diponegoro, Solo. Marie Elka Pangestu, Menteri Perdagangan, turut meramaikan pasar dengan memotong tali peresmian pada soft launching pasar malam tersebut.

Night Market Ngarsapura terdiri dari tiga pasar, yaitu Pasar Windujenar (dulu Pasar Triwindu), Pasar Elektronik, dan Pasar Ngarsapura. Pasar Windujenar menjual aneka benda antik dan kerajinan. Pasar Elektronik berfokus pada penjualan barang elektronik. Terakhir, di Pasar Ngarsapura, aneka kuliner hingga busana pun bisa didapatkan di sana layaknya pasar malam.

Berikut ini lensa peristiwa yang sempat diabadikan LiputanOne pada acara soft launching Night Market Ngarsapura.


Marie Elka Pangestu, Menteri Perdagangan, menuruni tangga dari kereta wisata. Menteri, walikota, dan para rombongan menuju lokasi Night Market Ngarsapura menggunakan kereta wisata yang berangakat dari Loji Gandrung, rumah dinas walikota Solo.



Sekalipun masih soft opening antusiasme masyarakat solo cukup tinggi untuk menikmati suasana Night Market Ngarsapura.



Seorang anak tengah melihat keunikan miniatur kendaraan tradisional



Siapa bilang generasi muda tidak peduli dengan budaya lokal. Siswi SMPN 17 Surakarta ini cukup mahir membatik demi melestarikan karya seni asli Indonesia.



Sembari menunggu jumpa pers dengan Menteri Perdagangan, para wartwan menanti dengan sabar ibu menteri yang sedang meninjau lokasi. Tampak wartawan Solopos (kaos biru) menyicil laporan untuk diterbitkan medianya esok hari.



Menteri Perdagangan, Marie Elka Pangestu, memberikan keterangan pers.



Pada kesempatan tersebut, Arswendo Atmowiloto, melakukan launching buku "Kitab Solo". Tampak dalam foto, Arswendo menandatangani buku hasil karyanya.

Comments
4 Comments

4 orang bicara:

Sang Cerpenis bercerita said...

wah, pantas kemarin2 gak ada kabarnya. lagi meliput toh.

Arswendo? Ketemu dia ya?
minta ttd nya gak?

Haris Firdaus said...

sayang gak datang kemaren. wah, seru ya, mas acaranya! sip.

Presiden Prabowo said...

Teruskan semangatmu nak!

LiputanOne said...

weh ada pak presiden