Home » , , , » Begini Gejala Keganasan Kanker Kelenjar Getah Bening Seperti Dialami Olga Syahputra

Begini Gejala Keganasan Kanker Kelenjar Getah Bening Seperti Dialami Olga Syahputra


Liputan1.blogspot.com - Kabar duka menyelimuti dunia hiburan Indonesia dengan meninggalnya Olga Syahputra karena mengidap kanker kelenjar getah bening atau kanker limfoma. Pada Jumat, 27 Maret 2015, artis serba bisa tersebut menghembuskan napas terakhir di sebuah rumah sakit di Singapura. Tingkatan kanker yang dialami Olga sudah stadium lanjut. Kanker ini, begitu juga kanker lainnya, makin mengganas saat mencapai stadium tersebut.

Diungkapkan Prof. Dr dr Arry Harryanto Reksodiputro, penyebab kanker getah bening beragam. Hanya saja umumnya diawali dari adanya infeksi terutama serangan infeksi virus. Dalam riwayat kesehatan Olga, dirinya pernah mengalami penyakit meningitis. Penyakit ini bisa disebabkan bakteri maupun virus yang menimbulkan peradangan di bagian membran otak atau pun saraf tulang belakang.

Pemicu kanker limfoma ini yang lainnya hampir sama dengan kebanyakan jenis kanker. Misalnya keluarga memiliki riwayat terkena kanker limfoma hingga menerapkan gaya hidup tidak sehat secara kontinyu seperti jarang berolahraga, suka begadang, dan sebagainya.

“Pola hidup yang memungkinkan seseorang menderita HIV, hidup di lingkungan kumuh dan tercemar, dan faktor internal lain seperti obesitas, kurang olahraga, dan riwayat kanker dari keluarga,” ujar dr Arry seperti dikutip laman Okezone.

Kanker limfoma ini sangat aktif penyebaran selnya. Sel cukup cepat mengalami pembelahan sehingga berbagai gejala sistemik pun dirasakan oleh pasien selama kanker aktif dan mengganas. Beberapa gejala sistemik yang terjadi yaitu demam tinggi, tidak bernafsu makan, bobot tubuh menurun drastis, otot-otot terasa sakit, dan banyak pasien yang mengalami kesulitan untuk beraktivitas. Gejala khas dari kanker limfoma adalah membengkaknya kelenjar getah bening yang dekat permukaan kulit seperti pada area leher.

Cara mencegah kanker kelenjar getah bening adalah meminimalkan faktor risiko. Sedari dini konsumsilah makanan sehat yang kaya nutrisi seperti buah dan sayuran. Kedua makanan alami ini memberikan sifat alkali pada tubuh yang membuat sel kanker tidak betah untuk hidup. Selain itu, aktifkan tubuh dengan kegiatan yang menggerakkan badan atau melalui olahraga. Jauhi rokok, kebiasaan begadang, dan berbagai kegiatan tidak sehat lainnya.

Comments
0 Comments

0 orang bicara: